Pernikahan Menjelang Detik Kematian…

clip_image002

katie kirkpatrick, 21 mengidap kanker ketika akan merayakan hari terbaik dalam hidupnya. katie diserang penyakit kanker, pernapasannya terganggu, bahkan ia harus menggunakan tabung oksigen untuk membantunya bernapas. sakitnya tidak tertahankan, bahkan morphin pun tidak bisa menahan rasa sakitnya. organ2 tubuhnya mulai melemah tapi itu tidak menghentikannya untuk menikahi nick,23, yang telah ia cintai semenjak kecil.

00008996-OES-bride-003

katie, 21, memegang obatnya beberapa saat sebelum ia tidur karena pengaruh morphin yang telah ia gunakan. ia terserang kanker paru-paru

clip_image002

sehari sebelum pernikahannya. katie dalam keadaan yang sangat menyakitkan, ia menggunakan morphin dan obat2an untuk membantu menghilangkan sakitnya.

Katie menderita kanker stadium akhir dan menghabiskan beberapa jam setiap harinya untuk terapi. Terlihat Nick sedang menunggu Katie sampai selesai, ini adalah salah satu dari sekian banyak sesi kemoterapi Katie.

clip_image001

Dalam kesulitannya dalam menahan rasa sakit, kegagalan organ, dan morphin , Katie tetap mau melaksanakan acara pernikahannya dan memperhatikan setiap detail. Gaun pengantin perlu diperkecil beberapa kali karena Katie terus menerus kehilangan berat badannya.

clip_image002

katie, 21, dan nick, 23, seorang sheriff yang ia kenal sejak kecil, menikah di gereja hazel park, sabtu, januari 15, 2005.

clip_image001

Pernikahan dengan aksesoris yang tidak biasa dengan selang oksigen, Katie memakainya baik dalam upacara dan resepsi pernikahannya. Pasangan yang lain di gambar atas adalah Orang Tua Nick. Ikut Bersuka Cita melihat anak laki2nya menikahi sang pujaan hati, teman smunya.

clip_image002

Katie, di kursi rodanya dengan selang oksigen, mendengarkan sebuah lagu dari suaminya dan teman2nya.

00008996-OES-bride-012

Dalam resepsi, Katie perlu beberapa kali istirahat. Rasa sakitnya membuat ia tidak bisa berdiri lama2.
clip_image001
Katie meninggal 5 hari kemudian setelah pernikahannya. Melihat seorang wanita yang sakit kritis dan lemah melakukan pernikahan dan dengan sebuah senyuman di wajahnya membuat kita berpikir….. Kebahagiaan bisa dicapai, tidak perduli bisa bertahan berapa lama. Kita seharusnya tidak membuat hidup kita menjadi rumit.
HIDUP ADALAH SINGKAT.. MAKA ITU PERGUNAKANLAH SETIAP MOMEN DENGAN BAIK2..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s